![]() |
| Konsultasi & Hipnoterapi : 0858-6767-9796 |
Ketika Anda Ingin Berubah, Tetapi Terus Mengulanginya
Pernah berulang kali mengatakan kepada diri sendiri, “Saya ingin berhenti melakukan ini,” tetapi beberapa waktu kemudian kebiasaan tersebut muncul lagi?
Anda mungkin sudah mencoba menahan diri, membuat aturan, bahkan berjanji untuk berubah. Namun, kebiasaan yang sama tetap berulang.
Hal seperti ini cukup umum terjadi. Mengubah kebiasaan tidak selalu sesederhana memiliki kemauan untuk berhenti.
Mengapa Kebiasaan Bisa Sulit Diubah?
Kebiasaan terbentuk melalui pengulangan. Dalam kondisi tertentu, pikiran dan perilaku dapat menjadi pola yang dilakukan secara otomatis tanpa banyak disadari.
Kebiasaan juga dapat berkaitan dengan emosi, situasi tertentu, cara seseorang merespons tekanan, pengalaman sebelumnya, maupun sesuatu yang dianggap memberikan rasa nyaman atau kepuasan.
Karena itu, sekadar mengatakan “jangan lakukan lagi” terkadang belum cukup.
Yang perlu dipahami adalah kapan kebiasaan muncul, apa yang memicunya, dan fungsi apa yang mungkin diberikan oleh kebiasaan tersebut.
Contoh Kebiasaan yang Sulit Diubah
Setiap orang memiliki pola yang berbeda. Misalnya:
- Kebiasaan menunda pekerjaan.
- Terlalu sering bermain gadget.
- Kebiasaan menggigit kuku.
- Sulit mengendalikan kebiasaan tertentu.
- Kebiasaan berpikir negatif.
- Berulang kali melakukan sesuatu meskipun sudah ingin berhenti.
- Kembali pada pola lama setelah mencoba berubah.
Tidak semua kebiasaan menunjukkan adanya gangguan tertentu. Namun, jika kebiasaan tersebut mulai mengganggu kehidupan atau membuat Anda merasa kehilangan kendali, kondisi tersebut layak untuk dikonsultasikan.
Apakah Kebiasaan Bisa Dikonsultasikan?
Bisa.
Langkah awal dapat dimulai dengan memahami pola kebiasaan tersebut: kapan muncul, apa yang memicu, bagaimana respons Anda, dan apa yang terjadi setelahnya.
Di Griya Hipnoterapi MPC, Anda dapat memulai dengan konsultasi terlebih dahulu sebelum menentukan pendekatan yang sesuai.
Jika setelah proses konsultasi hipnoterapi dinilai relevan dengan kebutuhan Anda, proses dapat dilanjutkan secara terarah.
Perubahan bukan selalu tentang memaksa diri untuk berhenti.
Terkadang, perubahan dimulai dengan memahami mengapa sebuah kebiasaan terus berulang.
Jika kebiasaan berkaitan dengan kondisi yang berat, menyebabkan risiko bagi diri sendiri atau orang lain, atau sulit dikendalikan, pertimbangkan untuk mendapatkan bantuan dari tenaga profesional yang sesuai.





